<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
  <rss version="2.0"><channel>
	<title>RSS Diskes Pelalawan</title>
	<description>Website Resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan</description>
	<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/</link>
	<language>id-id</language><item>
			<title>Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi melalui Orientasi ILP</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/dinas-kesehatan-kabupaten-pelalawan-perkuat-layanan-kesehatan-terintegrasi-melalui-orientasi-ilp</link>
			<author>admin</author>
			<date>2024-10-07</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/ilp.jpg</image>
			<description>Pelalawan, 1 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Kesehatan menggelar Pertemuan Orientasi Mengenai Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang berlangsung mulai 1 hingga 3 Oktober 2024 di Aula Hotel Dika Raya, Pangkalan Kerinci. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengimplementasikan ILP di Puskesmas, Pustu, dan Posyandu di seluruh wilayah Pelalawan.

ILP, yang merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional, berfokus pada penyediaan layanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia. Selain itu, ILP diadakan dengan pendekatan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga ke tingkat desa/kelurahan, dengan mengoptimalkan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan terdepan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan ini, peserta yang terdiri dari 50 tenaga kesehatan, termasuk kepala Puskesmas, bidan koordinator, TPG Gizi, dan Pj. Promkes, mendapatkan pemahaman mendalam tentang ILP. Mereka diharapkan mampu menerapkan pendekatan integrasi layanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer masing-masing. Adapun sasaran layanan ILP meliputi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi dan anak prasekolah, remaja, serta lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes menekankan pentingnya pelaksanaan ILP dalam upaya memperkuat pelayanan promotif dan preventif. "Melalui ILP, kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan akses kesehatan yang holistik dan berkelanjutan. Posyandu dan Puskesmas akan memainkan peran vital dalam mendukung program ini, terutama dalam deteksi dini penyakit dan promosi kesehatan," ujarnya.

Sebagai informasi, ILP di Kabupaten Pelalawan diimplementasikan secara bertahap, dengan Puskesmas Berkilau Pangkalan Kerinci II sebagai pilot project. Keberhasilan program ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menuju Pelalawan Maju.

Pendanaan kegiatan orientasi ILP ini bersumber dari Anggaran Daerah Dinas Kesehatan Tahun 2024. Diharapkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, tenaga kesehatan di Pelalawan dapat memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan berfokus pada siklus hidup masyarakat. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pelatihan Enumerator EHRA Dalam Rangka Pengembangan Program Sanitasi Tingkat Kabupaten</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pelatihan-enumerator-ehra-dalam-rangka-pengembangan-program-sanitasi-tingkat-kabupaten</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-07-05</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-07-05_at_13_04_43.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka mendapatkan data valid dan up to date yang menggambarkan kondisi sanitasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja menyelenggarakan Pelatihan Enumerator EHRA (Environmental Health Risk Assesment) Kabupaten Pelalawan tahun 2023. Pelatihan dilaksanakan selama 2 (Dua) dari tanggal 26 s/d 27 Juni 2023 di Hotel Dika Raya Pangkalan Kerinci. Pelatihan EHRA diikuti sebanyak 118 peserta, yang terdiri dari Bidan Desa Se-Kabupaten Pelalawan.

Studi EHRA merupakan survey partisipatif di tingkat Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higinitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga.

Pelatihan dibuka resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi dan didampingi Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan & Kesehatan Kerja Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep dan dihadiri narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau Citra Syefriyanti, SKM. M.Kes.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi menyampaikan tujuan dari Pelatihan EHRA ini agar enumerator dapat memahami kuesioner, teknik wawancara dan pengamatan, cara mengisi jawaban yang benar serta input data dan berharap dari kegiatan studi EHRA ini dapat memperoleh data yang akurat dan valid, karena data studi EHRA akan digunakan untuk pengembangan program sanitasi tingkat Kabupaten/Kota dan bahan penyusunan Stategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Kabupaten Pelalawan Tahun 2023.(rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Workshop Re-Akreditasi 4 Puskesmas</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/workshop-reakreditasi-4-puskesmas</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-27</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/IMG-20230626-WA0000.jpg</image>
			<description>diskes.pelalawankab.go.id - Akreditasi Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama merupakan upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan yang dilakukan melalui membangun sistem manajemen mutu. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan dan sistem pelayanan klinis untuk memenuhi standar  akreditasi yang ditetapkan dan peraturan perundangan serta pedoman yang berlaku agar Puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik,  baik kinerja pelayanan. proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu. serta dapat menjawab kebutuhan mereka. 

Oleh karena itu upaya peningkatan mutu. manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan swasta.

Kabupaten Pelalawan adalah salah satu kabupaten di Propinsi Riau dengan luas wilayah 13.155,19 Km2 dengan jumlah sarana pelayanan 10 (Sepuluh) Puskesmas Perawatan dan 4 (Empat) Puskesmas Non Perawatan. Dari 14 Puskesmas ada 4 Puskesmas akan di re-akreditasi pada tahun 2023 yakni Puskesmas Langgam, Puskesmas Pangkalan Kuras 1, Puskesmas Pangkalan Lesung dan Puskesmas Kerumutan.

Rabu, 21 Juni 2023, Dalam rangka meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan Puskesmas tentang standar Akreditasi Puskesmas revisi terbaru, memotivasi tenaga kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkesinambungan, serta meningkatkan kinerja Puskesmas administasi dan manajemen, upaya kesehatan perorangan maupun upaya kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Seksi melaksanakan Workshop Pemahaman Standar Akreditasi Puskesmas di Hotel Dika Raya Pangkalan Kerinci.

Workshop dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Mardalena, S.Sos, M.Kes didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Ermayanti, SKM, dan Koordinator Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional dr. Surya Kencana

Kegiatan Workshop dihadiri oleh 4 Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Audit Internal, Penanggung Jawab UKM, UKP, Mutu Puskesmas, Penanggung Jawab Program Prioritas Nasional Puskesmas, Penanggung Jawab K3 / Manajemen Fasilitas Kesehatan Puskesmas .(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Dinkes Kabupaten Pelalawan Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Desa Terpencil</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/dinkes-kabupaten-pelalawan-dekatkan-layanan-kesehatan-bagi-masyarakat-desa-terpencil</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-15</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/pkb.jpeg</image>
			<description>diskes.pelalawankab.go.id - Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) adalah Pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (TPKB) untuk meningkatkan akses dan ketersediaan pelayanan kesehatan di daerah terpencil/sangat terpencil yang tidak memiliki fasilitas kesehatan dan daerah yang tidak mendapat pelayanan kesehatan dengan menggunakan alat transportasi udara, kapal/perahu, darat atau kombinasi. Adapun jenis pelayanan yang diberikan pada kegiatan tersebut disesuaikan dengan permasalahan kesehatan di daerah tersebut yang membutuhkan dukungan dari kabupaten/kota, provinsi maupun pemerintah pusat untuk mengatasinya, hal ini disebabkan karena keterbatasan Puskesmas dan jaringannya untuk menjangkau daerah tersebut yang disebabkan karena keterpencilan dan letak geografisnya. Pelayanan kesehatan bergerak dilakukan sesuai standar dan anggaran yang tersedia yaitu secara optimal empat kali pada tahun berjalan guna menjamin kontinuitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Pelayanan kesehatan bergerak dapat mendukung pencapaian standar pelayanan minimal sehingga seluruh masyarakat sasaran dapat memperoleh pelayanan dasar sesuai yang diamanahkan dalam Undang-Undang.

Kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang dilakukan Kabupaten Pelalawan yaitu di desa wilayah kerja Puskesmas kawasan yang terpencil dan Puskesmas yang tidak bisa melaksanakan pelayanan reguler (misal Pusling) karena keterbatasan tenaga medis dan letak geografis yang sulit dengan menggunakan dana APBD adalah untuk menyediakan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat serta mendukung pencapaian SPM Kabupaten bidang Kesehatan.

Minggu, 11 Juni 2023, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Kesehatan melaksanakan PKB dalam rangka meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pelalawan, untuk tahap awal pelaksanaan PKB di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui, Kegiatan PKB meliputi Pelayanan Kesehatan Dasar, Kelas Ibu Hamil, Pelayanan akupresure, Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular, Pelayanan Posyandu, Promosi Kesehatan Dan Pemberian Bahan Kontak PHBS, sedangkan untuk pelayanan spesialis pemeriksaan dilaksanakan oleh Dokter Spesialis Kandungan Dan dr. Spesialis Paru

Kegiatan PKB dihadiri oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, Ketua TP PKK Kab. Pelalawan Sella Pitaloka, S. AP, Anggota DPRD Kab. Pelalawan, Kepala Dinas Kesehatan H. Asril K, SKM. M.Kes, Camat Ukui, dan Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ukui.(rls/ronal)

 
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Koordinator dan Supervisor Studi EHRA Dalam Rangka Membangun Kesepahaman Tentang Studi EHRA</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-koordinator-dan-supervisor-studi-ehra-dalam-rangka-membangun-kesepahaman-tentang-studi-ehra</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-07</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/ehr.jpeg</image>
			<description>Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) atau studi penilaian Risiko Kesehatan karena lingkungan merupakan salah satu dari beberapa studi primer yang harus dilakukan oleh kelompok kerja (pokja) sanitasi Kabupaten/Kota.   

Studi Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan (Environmental Helath Risk Assesment = EHRA) adalah sebuah studi partisipatif di Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi fasilitas sanitasi dan higienitas serta perilaku – perilaku masyarakat pada skala rumah tangga. Hasil pengolahan dan analisis data yang dapat menggambarkan penetapan area beresiko dari masing – masing wilayah Kabupaten/Kota sampai dengan tingkat desa yang selanjutnya dimanfaatkan untuk penyusunan dan pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) sebagai bahan review kebijakan dan advokasi untuk menuju penyehatan sanitasi total yang layak dan aman yang bermuara pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Selasa, 6 Juni 2023 – Bertempat di Ruang Rapat Bidang Sosial dan Pemerintahan Kantor BAPPEDA Kabupaten Pelalawan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja melaksanakan Pertemuan Koordinator dan Supervisor Studi EHRA dengan Kepala Puskesmas dan Tenaga Sanitarian Puskesmas se-Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan Pertemuan Koordinator dan Supervisor Studi EHRA bertujuan untuk membangun kesepahaman tentang Studi EHRA dan mengetahui tugas utamanya yaitu :


	Menjamin proses pelaksanaan studi sesuai dengan kaidah dan metoda pelaksanaan Studi EHRA yang telah ditentukan. 
	Menjalankan arahan dari koordinator kecamatan dan Pokja Kabupaten/Kota
	Mengkoordinasikan pekerjaan enumerator
	Memonitor pelaksanaan studi EHRA di lapangan
	Melakukan pengecekan / pemeriksaan hasil pengisian kuesioner oleh Enumerator 
	Melakukan spot check sejumlah 5% dari total responden
	Membuat laporan harian dan rekap harian untuk disampaikan kepada koordinator Kecamatan. (rls/ronal)

</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pendampingan Re-Akreditasi Puskesmas Pangkalan Lesung dan Kerumutan Dalam Rangka Meningkatkan Mutu dan Layanan Puskesmas</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pendampingan-reakreditasi-puskesmas-pangkalan-lesung-dan-kerumutan-dalam-rangka-meningkatkan-mutu-dan-layanan-puskesmas</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-07</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/akre.jpg</image>
			<description>Akreditasi Puskesmas merupakan upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan yang dilakukan melalui membangun sistem manajemen mutu. Penyelenggaraan upaya kesehatan dan sistem pelayanan klinis untuk memenuhi standar  akreditasi yang ditetapkan dan peraturan perundangan serta pedoman yang berlaku agar Puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik, baik kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan. Masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu serta dapat menjawab kebutuhan mereka.

Oleh karena itu upaya peningkatan mutu. manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan swasta. Melalui Pendampingan Akreditasi Puskesmas ini diharapkan agar Puskesmas dapat melaksanakan Penilaian Akreditasi Puskesmas dengan lanccar dan memperoleh hasil yang memuaskan (Utama dan Paripurna).

Rabu, 7 Juni 2023, bertempat di Aula Puskesmas Pangkalan Lesung dan Puskesmas Kerumutan, Tim Pendamping Akreditasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dan Pendamping Puskesmas melalukan pendampingan di Puskesmas Pangkalan Lesung dan Kerumutan. Puskesmas Pangkalan Lesung dan Kerumutan merupakan 2 dari 4 Puskesmas di Kabupaten Pelalawan yang di Tahun 2023 akan melakukan penilaian re-akreditasi, tentunya untuk kembali melaksanakan penilaian akreditasi banyak persiapan yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Pangkalan Lesung dan Kerumutan agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya.(rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>PERTEMUAN FORUM KOMUNIKASI PELAKSANAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP BERSIH DAN  SEHAT (GERMAS)</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-forum-komunikasi-pelaksanaan-gerakan-masyarakat-hidup-bersih-dan--sehat-germas</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-06</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-05-30_at_14_38_17.jpeg</image>
			<description>Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Gerakan ini merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dicanangkan padatahun 2017 melalui inpres No.1 Tahun 2017 tentang Gerakan masyarakat hidup sehat sebagai respon terhadap peningkatan prevalensi penyakit tidak menular (PTM). Selanjutnya, dalam Inpres disebutkan bahwa selain bertujuan untuk pencegahan dan pengendalian PTM, Germas juga dimaksudkan untuk pencegahan penyakit menular.

Dalam kehidupan sehari-hari, praktik hidup sehat merupakan salah satu wujud Revolusi Mental. GERMAS mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, agar mampu mengubah kebiasaan-kebiasaan atau perilaku tidak sehat. Mari budayakan hidup sehat dengan melakukan langkah kecil melalui perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat. Untuk menyukseskan GERMAS, tidak bisa hanyamengandalkan peran sektor kesehatan saja. Salah satu dukungan nyata Kementerian dalam menyukseskan GERMAS, yakni pada saat yang bersamaan dengan pencanangan dilakukan juga Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) di sepuluh wilayah yang berfokus pada pembangunan akses air minum, sanitasi, dan pemukiman layak huni, yang merupakan infrastruktur dasar yang mendukung PHBS.

Peran Pemangku kepentingan termasuk lintas Kementerian/Lembaga dan Pemerintahan Daerah (Gubernur dan Bupati/Walikota) diamanatkan untuk terlibat dan memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan Germas. Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan  melalui forum komunikasi pelaksanaan Gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat mendukung pelaksanaan germas melalui berbagai penggerakan-penggerakan yang dilakukan dengan tujuan mendorong seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Pelalawan  untuk mewujudkan Germas Kabupaten Pelalawan melalui peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan serta peningkatan edukasi hidup sehat Berdasarkan RPJMN tertuang indikator germas Tahun 2020-2024.

Dalam rangka Meningkatkan koordinasi dan pendampingan pembinaan implementasi Germas,Selasa, 30 Mei  2023 bertempat di Ruang Asisten Pemerintahan Kabupaten Pelalawan Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melaksanakan Pertemuan Forum Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pertemuan dibuka oleh Asisten I Zulkifli, S.Ag, M.Si didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi Koordinator dan Koordinator Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Berliana Hasibuan, SKM. (rls/ronal)

 

 
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Wujudkan Pembangunan Sanitasi Tingkat Kabupaten, Dinkes Pelalawan Sosialisasi Studi EHRA Dengan Lintas Sektor</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/wujudkan-pembangunan-sanitasi-tingkat-kabupaten-dinkes-pelalawan-sosialisasi-studi-ehra-dengan-lintas-sektor</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-06-06</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-06-05_at_14_14_16.jpeg</image>
			<description>Senin, 5 Juni 2023 – Bertempat di Ruang Rapat Bidang Sosial dan Pemerintahan Kantor BAPPEDA Kabupaten Pelalawan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja melaksanakan Sosialisasi dan Informasi Pelaksanaan Studi EHRA.

Studi EHRA (Environmental Health Risk Assesment) merupakan studi partisipasif di Kabupaten/Kota untuk memahami kondisi sanitasi dan higienitas serta perilaku-perilaku masyarakat pada skala rumah tangga. Data studi EHRA yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan program sanitasi termasuk advokasi ke seluruh SKPD dilingkungan Kabupaten Pelalawan sampai dengan desa/kelurahan.

Data studi EHRA juga akan digunakan Pokja Sanitasi atau Pokja PPAS Kabupaten Pelalawan sebagai bahan untuk penetapan area beresiko dan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK). Dokumen SSK sudah disepakati secara Nasional sebagai dokumen Perencanaan Strategis bidang sanitasi yang akan menjadi acuan pelaksanaan pembangunan, Dokumen SSK berisi pemetaan kondisi terkini capaian pembangunan sanitasi tingkat kabupaten, area prioritas penanganan strategi pengembangan sanitasi serta kebutuhan pelaksanaan program dan pembangunan sanitasi untuk jangka waktu 5 (lima) tahun.

Sosialisasi dan Informasi Pelaksanaan Studi EHRA dipimpin oleh Koordinator Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinkes Kabupaten Pelalawan Ns. Erlina Sarumpaet, S.Kep, dengan menghadirkan Narasumber dari Dinkes Provinsi Riau Bapak Herman Mahat, SKM, MM, dan Ibu Citra Syefriyanti, SKM, M.Kes. Sosialisasi diikuti Kepala Bidang Sosial dan Pemerintahan Bappeda Kab. Pelalawan Herni Maryana, SE., Kepala Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Bappeda Kab. Pelalawan T. Muhammad Syukran, S.Sos., ME., Dinas Lingkungan Hidup Kab. Pelalawan, Dinas PUPR Kab. Pelalawan, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kab. Pelalawan, BPS Kab. Pelalawan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Pelalawan, Dinas Sosial Kab. Pelalawan, dan Camat Se-Kab. Pelalawan

Tahun 2023 Studi EHRA dilaksanakan di 12 Kecamatan dan 118 Desa/Kelurahan Kabupaten Pelalawan dengan sasaran 4.720 Respoden.(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan  Tenaga Surveilan Se-Kabupaten Pelalawan 2023</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan--tenaga-surveilan-sekabupaten-pelalawan-2023</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-05-18</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/sur.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Bertempat di Ruangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Rabu (17 Mei 2023), Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Survelians dan Imunisasi menggelar Pertemuan  Tenaga Surveilan Se-Kabupaten Pelalawan Tahun 2023 Secara Luring. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Seksi Survelians dan Imunisasi Alri Harnanik, SKM. dan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Riau Ns. Raju Nitrigo, S.Kep. M,Epid.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Field Epidemiology Training Program (FETP) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas professional kesehatan masyarakat di bidang Epidemiologi dan mengembangkan tenaga ahli surveilan epidemiology lapangan yang terampil yang dapat secara efektif mendeteksi dini, menyelidiki dan menanggapi wabah penyakit dan keadaan darurat kesehatan di wilayah kerja puskesmas. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Semesterly Cascade and Data Validation Kabupaten Pelalawan 2023</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-semesterly-cascade-and-data-validation-kabupaten-pelalawan-2023</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-05-18</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/hiv.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas dalam melakukan validasi data pelayanan tes dan pengobatan HIV (Human Immunodeficiency Virus) serta IMS (Infeksi Menular Seksual). Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Pertemuan Semesterly Cascade Meeting dan Data Validation Kabupaten Pelalawan Tahun 2023. Pertemuan dilaksanakan di Aula Puskesmas Pangkalan Kerinci I, Rabu (17 Mei 2023), peserta terdiri atas 20 orang, yakni Petugas RR dari Dinas Kesehatan, RSUD Selasih, RS Efarina, RS Amalia Medika, dan Puskesmas se-Kabupaten Pelalawan, 

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid, Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan H. Asril K, SKM, M.Kes menyampaikan pentingnya data dan melakukan validasi data dalam penanganan dan Pencegahan  HIV dan IMS. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kabupaten</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-koordinasi-pokjanal-posyandu-tingkat-kabupaten</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-05-17</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-05-17_at_15_41_31.jpeg</image>
			<description>Pemerintah telah berhasil menggalang peran aktif dan memberdayakan masyarakat di bidang kesehatan melalui gerakan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa, pembinaan Desa Siaga, Pembinaan Posyandu Tetapi banyak diantaranya yang belum berhasil Khususnya Posyandu Aktif. Posyandu adalah salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi serta dalam upaya penurunan Angka Stunting, Pokjanal Posyandu  merupakan Kelompok kerja yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan Posyandu. Pelaksanaan Promosi Kesehatan yang menitik beratkan pada Pengembangan dan pelaksanaan upaya Kesehatan Bersumber daya masayarakat sehingga dirasakan perlu untuk mengadakan pertemuan Pokjanal Posyandu dalam merangsang penguatan Posyandu Aktif di Kabupaten Pelalawan Alasan Kegiatan Dilaksanakan Mengingat pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyukseskan Pengembangan Program Posyandu aktif, maka pertemuan Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kabupaten Pelalawan sangat diperlukan.

Rabu, 17 Mei 2023 bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Pelalawan Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melaksanakan Pertemuan Koordinasi Posyandu Tingkat Kabupaten, Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi didampingi Koordinator Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Berliana Hasibuan, SKM.

Pertemuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan wawasan dan kompetensi Kelompok Kerja Operasional Posyandu dalam membina/mendukung pengembangan Program Posyandu.
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Dinkes Pelalawan Bersama DPMPTSP Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Damiu Embun Water dan Ica Qua</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/dinkes-pelalawan-bersama-dpmptsp-inspeksi-kesehatan-lingkungan-di-damiu-embun-water-dan-ica-qua</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-04-04</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-04-03_at_12_46_40.jpeg</image>
			<description>Rabu (29/03/2023) Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja bersama Tim DPMPTSP melakukan Inspeksi kesehatan lingkungan di Damiu Embun Water dan Ica Qua Kecamatan Pangkalan Kerinci, kegiatan dilaksanakan dalam rangka penerbitan sertifikat laik hygiene depot air minum.

Inspeksi dlaksanakan oleh Koordinator  dan Tim Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Ns. Erlina Sarumpaet, S.Kep, Elviza Agustian, SKM, dan Yanisa Anasthasia, SKM, sedangkan dari TIM DPMPTSP  Fitra Wahyudi, SE dan Dian Farihan Arsyad, A.Md. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Dinkes Pelalawan Bersama DPMPTSP Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Pangkalan Kerinci</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/dinkes-pelalawan-bersama-dpmptsp-inspeksi-kesehatan-lingkungan-di-pangkalan-kerinci</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-04-04</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-04-03_at_12_46_20.jpeg</image>
			<description>Selasa (28/03/2023) Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja bersama Tim DPMPTSP melakukan Inspeksi kesehatan lingkungan di Damiu Arral Qua Desa Muda Setia Kecamatan Pangkalan Kerinci, kegiatan dilaksanakan dalam rangka penerbitan sertifikat laik hygiene depot air minum.

Inspeksi dlaksanakan oleh Koordinator  dan Tim Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Ns. Erlina Sarumpaet, S.Kep, Elviza Agustian, SKM, dan Yanisa Anasthasia, SKM, sedangkan dari TIM DPMPTSP  Fitra Wahyudi, SE dan Dian Farihan Arsyad, A.Md. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pengawasan Bahan Berbahaya pada Makanan dan Minuman Selama Ramadhan 2023 di Kabupaten Pelalawan</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pengawasan-bahan-berbahaya-pada-makanan-dan-minuman-selama-ramadhan-2023-di-kabupaten-pelalawan</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-04-03</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-04-03_at_08_37_17.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka melindungi masyarakat Kabupaten Pelalawan dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan baik tanpa izin edar, mengandung bahan berbahaya, rusak, kadaluarsa, dan tidak memenuhi ketentuan label / penandaan, khususnya pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Disperindag melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Maret 2023 di wilayah kecamatan Pangkalan Kerinci yaitu untuk pemeriksaan Takjil dilakukan di Pasar Baru Pangkalan Kerinci, Jalan Lintas Timur, dan Jalan Pemda. Pada pemeriksaan tersebut di ambil 41 sampel pangan seperti mie goreng, tahu isi, es sop buah, es delima, aneka kue dan gorengan. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan bahan pangan yang berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pengawasan pada beberapa Supermarket yang ada di sepanjang jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Dari sampel tersebut yang diperiksa semuanya negative dan tidak mengandung bahan olahan pangan yang berbahaya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Ns. H Efikal DS, S. kep mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting mengingat pada bulan Ramadhan masyarakat setiap hari mengkonsumsi jajanan yang tersebut, maka dengan adanya pemeriksaan dan pengawasan jajanan pangan diharapkan masyarakat akan merasa aman dari olahan pangan berbahaya. Dinas Kesehatan juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa kita harus cerdas dalam memilih dan mengkonsumsi olahan pangan, sehingga olahan pangan yang kita makan selain aman juga akan bermutu dan bergizi. (rls/ronal
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Mentoring Pembimbingan Lanjutan On The Job Training di RS Amalia Medika</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/mentoring-pembimbingan-lanjutan-on-the-job-training-di-rs-amalia-medika</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-03-03</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-03-02_at_17_56_28.jpeg</image>
			<description>Selasa, 28 Februari 2023 bertempat di ruang rapat rumah sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Mentoring Pembimbingan Lanjutan. Mentoring dilaksanakan oleh Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Yulda Santi, SKM bersama tim, mentoring bertujuan membuka layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV di rumah sakit swasta yang telah dilakukan pelatihan sebelumnya.(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pelatihan Kader TB Se-Kecamatan Ukui</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pelatihan-kader-tb-sekecamatan-ukui</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-03-01</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-03-01_at_11_44_18.jpeg</image>
			<description>Rabu, 28 Februari 2023 bertempat di Aula Puskesmas Ukui Kecamatan Ukui, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Puskesmas Ukui melakukan Pelatihan untuk Kader TB diwilayah kerja Puskesmas Ukui. bertindak sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Yulda Santi, SKM Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. adapun tujuan pelatihan kader TB ini dalam rangka meningkatkan penemuan dan kesembuhan kasus, menurunkan angka pasien yang mangkir dan putus berobat serta membantu menghilangkan persepsi dan sikap masyarakat yang menghambat program pengendalian TB.(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Mentoring Pembimbingan Lanjutan On The Job Training di RS Efarina</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/mentoring-pembimbingan-lanjutan-on-the-job-training-di-rs-efarina</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-03-01</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-02-28_at_13_05_43.jpeg</image>
			<description>Selasa, 28 Februari 2023 bertempat di ruang rapat rumah sakit Efarina Pangkalan Kerinci, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Mentoring Pembimbingan Lanjutan. Mentoring dilaksanakan oleh Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Yulda Santi, SKM bersama tim, mentoring bertujuan membuka layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) HIV di rumah sakit swasta yang telah dilakukan pelatihan sebelumnya.(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Strengthening HIV Program Data System and The Use of Cohort Data Aplication</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-strengthening-hiv-program-data-system-and-the-use-of-cohort-data-aplication</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-02-24</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-02-23_at_09_59_04.jpeg</image>
			<description>Kamis, 23 Februari 2023 Bertempat di Ruang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Pertemuan Pertemuan Strengthening HIV Program Data System and The Use of Cohort Data Aplication Tingkat Kabupaten, Pertemuan dibuka Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM.

pertemuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu data pelayanan tes dan pengobatan HIV dan IMS, meningkatkan capaian pelayanan sesuai target, penguatan system data program HIV dan Penggunaan aplikasi rekap kohor (ARK) dan evaluasi data ARK yang telah dientry oleh Pemegang Program. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Lintas Program dan PJ imunisasi se-Kab.pelalawan</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-lintas-program-dan-pj-imunisasi-sekabpelalawan</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-02-24</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-02-22_at_14_54_07.jpeg</image>
			<description>Rabu, 22 Februari 2023 bertempat di Ruang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Surveilans dan Imunisasi  melaksanakan Pertemuan Lintas Program dan Penanggung Jawab Imunisasi Se-Kabupaten Pelalawan.

Pertemuan diisi dengan kegiatan teknis pelaksanaan crass program polio, kegiatan terdiri dari presentasi narasumber oleh WHO (Mindo Nainggolan) dan sub koordinator surveilans dan imunisasi (Alri Harnanik Rahmad,SKM), tanya jawab, diskusi, dan praktek penggunaan sistem pencatatan dan pelaporan elektronik dan paparan mikroplanning dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Pelalawan.

Kegitan ini dalam rangka ditemukannya kasus poliomyelitis pada anak usia 7 tahun yang diakibatkan oleh vaccine derived polio virus type 2 (VDPV2) dan sampai saat ini telah ditemukan 3 kasus di aceh. (rls/ronal
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Mobile HIV dan Skrining TBC</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/mobile-hiv-dan-skrining-tbc</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-02-21</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-02-21_at_11_31_28.jpeg</image>
			<description>Selasa (21/2/2022) Dalam rangka kegiatan penanggulangan HIV dan Penanggulangan orang terduga TB di Kabupaten Pelalawan. Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular bekerjasama dengan Puskesmas Pangkalan Kerinci melaksanakan Mobile HIV dan Skrining TBC kepada tahanan di Polres Pelalawan. 

Kegiatan Mobile HIV dan Skrining TBC bertujuan untuk deteksi dan mendata sejak dini para penderita HIV dan TBC serta untuk mencapai tujuan SPM di Kabupaten Pelalawan. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Dinkes Fogging di Kecamatan Ukui</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/dinkes-fogging-di-kecamatan-ukui</link>
			<author>admin</author>
			<date>2023-02-07</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2023-02-07_at_14_16_20.jpeg</image>
			<description>Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melakukan kegiatan fogging dalam rangka pencegahan  penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ukui Dua dan Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Selasa (07/02/2023).

Kegiatan pengendalian faktor dengan cara fogging dilakukan oleh Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan saat ada laporan penderita DBD yang masuk ke Rumah Sakit atau Puskesmas. Petugas kemudian akan melakukan investigasi kasus di sekitar lingkungan penderita DBD terlapor, hal itu untuk mengetahui apakah ada penderita DBD lainnya atau penderita demam dalam kurun waktu yang mendekat.

Petugas akan melanjutkan Penyeledikan Epidemiologi (PE) dan di lanjukan gotong royong atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh warga dan baru LARVASIDA dan FOGING. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Koordinasi Teknis Terintegrasi Lintas Program dan Workshop Penguatan Analisis Data PIS-PK</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-koordinasi-teknis-terintegrasi-lintas-program-dan-workshop-penguatan-analisis-data-pispk</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-12-06</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-28_at_15_08_04.jpeg</image>
			<description>Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan kesehatan, yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Kebijakan pembangunan kesehatan difokuskan pada penguatan upaya kesehatan primer (primary health care) yang berkualitas melalui Program Indonesia Sehat. Program Indonesia Sehat diselenggarakan dengan pendekatan keluarga (PIS-PK).

Pendekatan keluarga merupakan strategi pendekatan pelayanan integrasi antara Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Pendekatan Masyarakat (UKM) yang didasari oleh data dan informasi profil keluarga. Pendekatan keluarga merupakan cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayahnya. Pendekatan keluarga dilakukan dengan kunjungan rumah oleh Puskesmas dan perluasan dari upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas). Kegiatan Perkesmas meliputi kegiatan : 1. kunjungan keluarga untuk pendataan/pengumpulan data profil kesehatan keluarga dan peremajaan (updating) pangkalan datanya; 2. kunjungan keluarga dalam rangka promosi kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif; 3. kunjungan keluarga untuk menindaklanjuti pelayanan kesehatan dalam gedung.

Data hasil kunjungan rumah oleh Puskesmas diinput dalam Aplikasi Keluarga Sehat. Saat ini Aplikasi Keluarga Sehat telah dikembangkan dalam rangka peningkatan kapasitas dan kemudahan dalam mengakses agar dapat digunakan secara maksimal dan dimanfaatkan untuk pengorganisasian/pemberdayaan masyarakat serta manajemen Puskesmas.

Direktorat Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kesehatan sebagai Koordinator Wilayah Provinsi Riau mempunyai tugas dan tanggung jawab, diantaranya melaksanakan inventarisasi permasalahan, melakukan bimbingan dan pendampingan; mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan langkah strategis pemecahan masalah; memantau pencapaian indikator yang menjadi tangung jawab pusat; membuat rekomendasi upaya percepatan dan perbaikan; dan menyampaikan laporan akhir tahun untuk mendukung laporan kinerja Kementerian Kesehatan.

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan salah satu program Kementerian Kesehatan yang harus dilaksanakan oleh daerah binaan. Untuk itu dalam tugas sebagai pembina wilayah, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melaksanakan Pertemuan Koordinasi Teknis Terintegrasi Lintas Program dengan Puskesmas dan Workshop tentang Penguatan Analisis Data PIS-PK di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan pada hari Senin tanggal 28 November 2022. Pertemuan dibuka Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasi Ns. H. Efikal DS, S.Kep, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional dr. Surya Kencana, dan Narasumber dari Poltekkes Kemenkes Provinsi Riau. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Uji Coba Aplikasi Kescatin Terintegrasi Dengan e-kohort di Kab. Pelalawan oleh Kemenkes RI</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/uji-coba-aplikasi-kescatin-terintegrasi-dengan-ekohort-di-kab-pelalawan-oleh-kemenkes-ri</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-14</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-14_at_10_05_18.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) - Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu masalah di bidang kesehatan ibu dan anak. salah satu penyebab AKI di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan Ibu, Calon pengantin (Catin), dan Pasangan Usia Subur (PUS) tentang kehamilan. untuk itu Ibu, Calon pengantin (Catin), dan Pasangan Usia Subur (PUS) harus dibekali pengetahuan tentang kehamilan, sehingga dapat membantu dan mendeteksi dini gangguan kehamilan. Ibu, Calon pengantin (Catin), dan Pasangan Usia Subur (PUS) dapat mengetahui pengetahuan pra kehamilan dengan konseling ke layanan kesehatan. 

Untuk menentukan apakah Ibu, Catin, dan PUS  layak untuk hamil atau tidak, Dinas Kesehatan melalui Seksi Keluarga dan Gizi bersama Kemenkes Republik Indonesia melaksanakan Uji Aplikasi Kescatin dengan e-kohort.

Kegiatan uji aplikasi dihadiri Bidan Desa dan 12 Kader Posyandu, dilaksanakan di Aula Puskesmas Pangkalan Kerinci "Berseri" pada hari Jum&#39;at tanggal 11 November 2022. (rls/ronal)

 

 
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Kegiatan Uji Coba Juknis Kesehatan Reproduksi di Tempat Kerja</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/kegiatan-uji-coba-juknis-kesehatan-reproduksi-di-tempat-kerja</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-14</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-14_at_10_22_45.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka menyusun petunjuk teknis kesehatan reproduksi ditempat kerja. Dinas Kesehatan Kabupaten melalui Bidang Kesehatan Masyarakat  melalukan kegiatan uji coba juknis kesehatan reproduksi ditempat kerja.

Kegiatan uji coba dilaksanakan di PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) pada hari Jum&#39;at tanggal 11 November 2022. Uji coba Juknis Reproduksi ditempat Kerja oleh Sri Hasti, SKM, dr. Yenni Yuliana, dr. Harry Papilaya (Kemenkes RI - WHO), didampingi oleh Tim Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan (dr. Siti Andan Dewi, Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep, Emita Yonie Nurpratiwi, SKM, Bhalada Ronalia Gayatri, SKM, dan Fatri Harni, SST). (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Melaksanakan Pertemuan Semester Meeting On Program Evaluation At District Level</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/bidang-pencegahan-dan-pengendalian-penyakit-melaksanakan-pertemuan-semester-meeting-on-program-evaluation-at-district-level</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-08</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-07_at_10_22_24.jpeg</image>
			<description>Jum&#39;at, 4 November 2022, Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Pertemuan Semester Meeting On Program Evaluation At District Level, Pertemuan dibuka Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM.

Pertemuan dihadiri 18 orang Bidan Koordinator (Bikor) dan PP KIA, Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi perencanaan dan evaluasi kegiatan HIV/AIDS di Tingkat Kabupaten dengan Layanan dan unit kerja lain di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Dukungan Teknis dan Pendampingan Penatalaksanaan TB - HIV</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-dukungan-teknis-dan-pendampingan-penatalaksanaan-tb--hiv</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-04</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-03_at_16_30_32.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – TB - HIV merupakan sinergi 2 (dua) penyakit infeksius yang sangat berbahaya dan banyak menyebabkan kematian. Tuberculosis (TBC) yang juga dikenal dengan TB, merupakan penyakit paru - paru yang diakibatkan kuman Mycobacterium Tuberculosis. TBC menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. TB merupakan infeksi oportunistik terbanyak dan penyebab utama kematian pada orang dengan HIV dan AIDS (ODHA).

Kolaborasi TB-HIV adalah upaya pengendalian kedua penyakit dengan mengintegrasikan kegiatan kedua program secara fungsional, baik pada aspek manajemen kegiatan program maupun penyedian pelayanan bagi pasien.

Pada tahun 2020 Kabupaten Pelalawan telah melakukan pemeriksaan HIV kepada pasien TBC, pada saat penegakan diagnosis TBC sekitar 321 orang yang diperiksa, ditemukan 6 orang pasien TBC dengan status Positif HIV, dan di tahun 2021 pada saat penegakan diagnosis TBC ditemukan 2 orang pasien TBC dengan status HIV Positif.

Dalam rangka mendukung kelancaran Program TBC di Tingkat Kabupaten Pelalawan, perbaikan pelaksanaan penanggulangan TBC/HIV di Puskesmas, mengetahui hambatan yang diterima dalam pelaksanaan program TBC/HIV, dan pemetaan jumlah kasus TBC/HIV di wilayah kerja Kabupaten Pelalawan, Dinas Kesehatan melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Pertemuan Dukungan Teknis dan Pendampingan Penatalaksanaan TB - HIV, Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM. Pertemuan digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Kamis (03/11/2022). 

Pertemuan ini di ikuti oleh 10 (sepuluh) orang Dokter Penangung Jawab Program TB di 10 Puskesmas Kabupaten Pelalawan dengan narasumber dari Organisasi Profesi Kesehatan di Kabupaten Pelalawan.(rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>PERTEMUAN TIM PEMBINA CLUSTER BINAAN (TPCB) KABUPATEN PELALAWAN</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-tim-pembina-cluster-binaan-tpcb-kabupaten-pelalawan</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-03</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-03_at_14_37_12.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, mengamanatkan bahwa Pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan fasilitas kesehatan baik fisik maupun sosial, ketersediaan segala bentuk upaya kesehatan yang bermutu, aman, efesien, dan terjangkau, ketersediaan sumber daya di bidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 43 tahun 2019 tentang Puskesmas, bahwa dinas kesehatan daerah kabupaten/kota melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Puskesmas yang diarahkan untuk peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan. Pembinaan yang diseleggarakan oleh dinas kesehatan daerah kabupaten/kota bukan hanya dalam rangka pencapaian kinerja pelayanan, melainkan juga untuk menjamin tercapainya cakupan pelayanan kesehatan semesta bagi seluruh masyarakatnya dan mutu pelayanan yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk itu pola pembinaan yang dilakukan oleh dinas kesehatan daerah kabupaten/kota kepada Puskesmas harus terpadu, terintegrasi antar program dan berkesinambungan. Dengan demikian pembinaan yang dilakukan oleh setiap program seharusnya merupakan bagian dari pembinaan terpadu dinas kesehatan daerah kabupaten/kota terhadap Puskesmas.

Pembinaan terpadu yang dimaksud adalah pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh semua unsur program yang ada di Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) sebagai representasi dinas kesehatan daerah kabupaten/kota dalam menjalankan fungsi pembinaan termasuk bimbingan dan pendampingan secara periodik, terintegrasi antar program, dan berkesinambungan.

Dalam rangka Meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu dengan mengutamakan keselamatan pasien dan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional melaksanakan Pertemuan Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan (02/11/2022). Pertemuan dibuka resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan H. Asril K, SKM, M.Kes dan didampingi Koordinator Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional dr. Surya Kencana. Pertemuan diikuti oleh seluruh Kepala /Puskesmas Se-Kabupaten Pelalawan dan Tim TPCB Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan.

Adapun tujuan pertemuan ini untuk mendorong Puskesmas dalam memenuhi standar penyelenggaraan Puskesmas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, m emfasilitasi Puskesmas dalam melakukan perbaikan mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambungan, dan terwujudnya budaya mutu Puskesmas. (rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Pemetaan Resiko Penyakit Berpotensi KLB</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-pemetaan-resiko-penyakit-berpotensi-klb</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-11-03</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-11-02_at_18_10_10.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau melaksanakan Pertemuan Pemetaan Resiko Penyakit Berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) pada tanggal 1 November 2022, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Surveilans dan Imunisasi Alri Harnanik, SKM, dan Narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Riau H. Muhammad Ridwan, SKM, M.Kes Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Citra Iskandar Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi.

Dalam pertemuan ini dilaksanakan penilaian risiko terhadap penyakit Infeksi Emerging (Infem) yaitu Difteri, MERS, dan Polio. Hasil penilaian / pemetaan risiko yang dibuat, menjadi dasar rekomendasi pengendalian dan pencegahan penyakit infeksi emerging. Pertemuan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penanggulangan kejadian penyakit infem di suatu daerah yang difokuskan pada upaya penanggulangan beberapa parameter risiko utama yang dinilai secara objektif. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Verifikasi Tim Penilai Mitra Bhakti Husada di PT. RAPP</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/verifikasi-tim-penilai-mitra-bhakti-husada-di-pt-rapp</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-31_at_15_10_58.jpeg</image>
			<description>Jum&#39;at (13/10/2022) - Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Tim Penilai Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Verifikasi lapangan di PT. Riau Andalan Pulp and Paper. Verifikasi lapangan oleh Bapak Selamet Riyadi, M.KKK dan Ibu Lintang, M.KKK didampingi oleh Koordinator Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pemaparan Dokumen Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif di PT. RAPP</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pemaparan-dokumen-gerakan-pekerja-perempuan-sehat-produktif-di-pt-rapp</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-31_at_15_05_00.jpeg</image>
			<description>Jum&#39;at (13/10/2022) Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Tim Penilai Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Pemaparan Dokumen Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif di PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), kegiatan dilaksanakan dalam rangka penilaian Mitra Bhakti Husada Tahun 2022. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Verifikasi Tim Penilai Mitra Bhakti Husada di PT. Sari Lembah Subur</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/verifikasi-tim-penilai-mitra-bhakti-husada-di-pt-sari-lembah-subur</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-31_at_14_59_44.jpeg</image>
			<description>Jum&#39;at (14/10/2022) Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Tim Penilai Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Verifikasi lapangan di PT. Sari Lembah Subur. Verifikasi lapangan oleh Bapak Selamet Riyadi, M.KKK dan Ibu Lintang, M.KKK didampingi oleh Koordinator Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pemaparan Dokumen Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif di PT. SARI LEMBAH SUBUR</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pemaparan-dokumen-gerakan-pekerja-perempuan-sehat-produktif-di-pt-sari-lembah-subur</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-31_at_14_57_28.jpeg</image>
			<description>Jum&#39;at (14/10/2022) Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Tim Penilai Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Pemaparan Dokumen Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif di PT. Sari Lembah Subur, kegiatan dilaksanakan untuk usulan penilaian Mitra Bhakti Husada Tahun 2022. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Semesterly Cascade Meeting and Data Validation</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-semesterly-cascade-meeting-and-data-validation</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-28_at_14_25_39.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (28/10/2022) - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan tes dan pengobatan HIV dan IMS dan meningkatkan capaian pelayanan sesuai target serta validasi data. Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Pertemuan Semesterly Cascade Meeting and Data Validation.

Pertemuan digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid dan Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Yulda Santi, SKM. pertemuan diikuti oleh 20 orang Pengelola Program HIV di layanan kesehatan tingkat Kabupaten Pelalawan yang terdiri atas PP HIV dan RR HIV 12 Puskesmas dan PP HIV dan RR HIV 3 Rumah Sakit.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan :


	Menetapkan Tim HIV pelayanan yang menangani dan bertanggung jawab terhadap program HIV dan IMS
	Melakukan koordinasi dengan layanan untuk pelaksanaan kegiatan dan penyerapan dana yang optimal
	Menyepakati indikator dan target untuk dicapai tiap layanan
	Melakukan validasi data capaian tes HIV dan IMS, data pengobatan HIV dan IMS, Vl, dan kegiatan penjangkauan populasi kunci dan pemeriksaan, pendampingan/penelusuran ODHIV LTFU dilayanan 
	Mengevaluasi capaian dengan target yang disepakati. (rls/ronal)

</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Quarterly Meeting Of COC/SUFA At District Level</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/quarterly-meeting-of-cocsufa-at-district-level</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-31</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-28_at_14_25_44.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (27/10/2022) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Global Fund telah menandatangani Grand Confirmation IDN-H-MOH Nomor 2722 "Indonesia HIV Response : Peliminating The Aids Epidemic In Indonesia by 2030" pada bulan Oktober 2021, dengan ditandatanganinya dokumen tersebut Kemenkes RI akan melaksanakan kegiatan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan IMS (Inspeksi Menular Seksual) dengan Global Fund Tahun 2022 - 2023.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan merupakan salah satu pelaksana kegiatan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS dan IMS yang menerima dana hibah Global Fund komponen AIDS. Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular melaksanakan Pertemuan Quarterly Meeting Of COC/SUFA At District Level Kabupaten Pelalawan Budget Line 19.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid dan Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Yulda Santi, SKM, pertemuan digelar di Aula Dinas Kesehatan.

Pertemuan Quarterly Meeting Of COC/SUFA At District At District Level dilaksanakan dengan tujuan :


	Mensosialisasikan target dan capaian program HIV dan IMS Kabupaten Pelalawan
	Mengevaluasi capaian program HIV dan IMS Kabupaten Pelalawan
	Membuat kesepakatan dengan layanan kesehatan untuk optimalisasi pencapaian. (rls/ronal)


 

 
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Koordinas Teknis Integrasi Lintas Program</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-koordinas-teknis-integrasi-lintas-program</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-10-27</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-10-27_at_05_50_46.jpeg</image>
			<description>Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan salah satu program pemerintah yang menggunakan pendekatan keluarga untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan serta mendampingi keluarga dalam melakukan perubahan status kesehatan menjadi sehat.

Rabu (26/10/2022), Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional menggelar Pertemuan Koordinasi Teknis Integrasi PIS-PK dengan Lintas Program dan Puskesmas di Aula Dinas Kesehatan. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Mardalena, S.Sos, M.Kes didampingi Koordinator Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional dr. Surya Kencana.

dalam sambutannya Sekretaris Dinas Kesehatan Mardalena, S.Sos, M.Kes berharap :

1. Integrasi pelayanan kesehatan primer melakukan kunjungan rumah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan integrasi program untuk mewujudkan keluarga sehat.

2. Kegiatan PIS-PK mendukung implementasi pemantauan wilayah setempat  dalam integrasi pelayanan kesehatan primer.

3. Data hasil kunjungan keluarga dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan gambaran derajat Kesehatan masyarakat di suatu wilayah, terintegrasi melalui Manajemen Puskesmas (P1, P2, P3). 

4. Data hasil kunjungan rumah merupakan data riil sehingga diharapkan total coverage untuk mendukung upaya pencapaian SPM.

5. Data hasil kunjungan rumah menjadi bahan advokasi bagi lintas sektor.

6. Diperlukan penguatan bagi sumber daya puskesmas untuk melaksanakan program pendekatan keluarga (jumlah SDM, anggaran, kapasitas pengelolaan data, koordinasi lintas program dan lintas sektor) serta penguatan bagi sumber daya posyandu/kader (jumlah SDM, kapasitas kader dalam KIE dan deteksi dini)

 

 
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>PELATIHAN DETEKSI DINI KESEHATAN JIWA MASYARAKAT</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pelatihan-deteksi-dini-kesehatan-jiwa-masyarakat</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-08-15</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-08-11_at_15_20_14.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Sehat adalah keadaan sejahtera, fisik mental, dan sosial dan tidak sekedar terbebas dari keadaan cacat dan kematian. Defenisi sehat ini berlaku bagi perorangan maupun masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi 4 (empat) faktor yang saling berinteraksi yaitu lingkungan, perilaku, keturunan, dan pelayanan kesehatan. 

Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi mental sejahtera yang memungkinkan hidup harmonis dan produktif sebagai yang utuh dari kualitas hidup seseorang dengan memperhatikan semua dari segi kehidupan manusia dengan menyadari sepenuhnya kemampuan dirinya, mampu memnghadapi tekanan hidup yang wajar, mampu berperan serta dalam lingkungan hidup, menerima dengan baik apa yang ada pada dirinya, merasa nyaman bersama orang lain. Jadi kesehatan jiwa (mental) merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari kesehatan secara keseluruhan.

Perubahan pesat Kabupaten Pelalawan dari masyarakat agraris ke industri, perubahan ini sangat rawan terjadi masalah kesehatan jiwa. Gangguan kesehatan jiwa menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi individu dan keluarga, baik mental maupun materi.

Pengetahuan dan stigma masyarakat terhadap penderita jiwa dianggap hina dan mendalam, serta pemahaman yang masih kurang tentang kesehatan jiwa di berbagai kalangan, dalam rangka peningkatan kemampuan petugas dalam program kesehatan jiwa dan deteksi dini kesehatan jiwa, Dinas Kesehatan melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa melaksakan Pelatihan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Masyarakat Bagi Petugas Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Se-Kabupaten Pelalawan.

Pelatihan dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan. Kamis  (11 Agustus 2022) dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid, didampingi Koodinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Putri Dwi Wulandaari, S.Gz.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan petugas program kesehatan jiwa puskesmas mampu melakukan kegiatan deteksi dini terhadap masalah kesehatan jiwa dimasyarakat. rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>PELATIHAN PANDU PTM BAGI PETUGAS PUSKESMAS</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pelatihan-pandu-ptm-bagi-petugas-puskesmas</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-08-09</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-08-09_at_11_35_35.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Program pelayanan terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah kegiatan penemuan dan penanganan kasus PTM dan manajemen faktor risiko PTM di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) secara terpadu, kegiatan manajemen faktor risiko meliputi pemeriksaan perilaku merokok, ebesitas, TD > 120/80 mmHg, gula darah sewaktu > 200 mg/dL, kolesterol rata-rata, wanita usia 30 – 50 tahun atau wanita yang pernah berhubungan seksual.

Penanganan PTM dan Program Rujuk Balik (PRB) dan untuk mendapatkan laporan pelayanan terpadu PTM yang akurat dan akuntable dengan sistem pelaporan yang online atau dengan aplikasi ASIK untuk itu perlu adanya peningkatan kapasitas petugas.

Senin  (8 Agustus 2022) Bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa melaksakan Pelatihan Pandu PTM bagi Petugas Puskesmas. Kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid, Koodinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Putri Dwi Wulandaari, S.Gz, dan Narasumber Dinas Kesehatan Propinsi Riau dr. Zuainah Saraswati Hasibuan, M.Gizi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes berharap setelah mengikuti pelatihan ini petugas puskesmas mampu melakukan Pencegahan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pandu PTM) di Puskesmas, menjelaskan pengertian PTM dan faktor resikonya, melakukan upaya promotif dan preventif PTM, dan dapat melakukan deteksi dini faktor resiko PTM. rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>bug xss stored</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/bug-xss-stored</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-08-06</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-07-29_at_08_45_31.jpeg</image>
			<description>alert('hallo ini ada bug xss stored')</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Percepatan Eliminasi TB Kabupaten Pelalawan 2022</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-percepatan-eliminasi-tb-kabupaten-pelalawan-2022</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-07-05</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-07-05_at_11_15_27.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis), kuman TBC menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Kuman TBC berbentuk batang, mempunyai sifat tahan terhadap asam dan alkohol, mampu bertahan di suhu rendah pada waktu yang lama,  kuman cepat mati bila terpapar sinar cahaya matahari langsung, dan kuman dapat tertidur selama beberapa tahun di dalam jaringan tubuh.

Pada tahun 2021 Kabupaten Pelalawan hanya mampu menemukan 365 kasus baru atau sekitar 27.37% dari 1.333 target penemuan kasus kasus baru. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia mempengaruhi penemuan kasus TB. 

Dalam rangka percepatan eliminasi TB di Kabupaten Pelalawan, Dinas Kesehatan melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Pertemuan Percepatan Eliminasi TB Kabupaten Pelalawan Tahun 2022. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid didampingi Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM, Narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mona Seftendelvi.SKM, dan dr.Yusuf Purba,Sp.P Dokter Spesialis Paru RSUD Selasih, pertemuan digelar di Aula Dikaraya Pangkalan Kerinci , Selasa (05/07/2022).

Pertemuan dilaksanakan dengan tujuan :


	Melakukan perbaikan pelaksanaan penanggulan TBC di Puskesmas
	Mengetahui bagaimana pelaksanaan program TBC di Puskesmas
	Memberikan dukungan teknis, memberikan informasi baru, dan konsulatasi kasus TBC
	Mengetahui hambatan yang diterima dalam pelaksanaan program TBC di Puskesmas
	Melakukan pemetaan jumlah kasus TBC di wilayah Kabupaten Pelalawan. (rls/ronal)

</description>
			<category>Berita Kecamatan</category>
			</item><item>
			<title>Semesterly Cascade Meeting dan Data Validation Kabupaten Pelalawan 2022</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/semesterly-cascade-meeting-dan-data-validation-kabupaten-pelalawan-2022</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-07-05</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-07-05_at_10_43_40.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka menigkatkan mutu data,  validasi data, dan meningkatkan capaian pelayanan pelayanan dan pengobatan program HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan IMS (Infeksi Menular Seksual), Dinas Kesehatan melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Pertemuan Semesterly Cscade Meeting dan Data Validation Kabupaten Pelalawan Tahun 2022. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid, Koordinator Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yulda Santi, SKM, Narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Agustin, SKM, dan Hertin Setyowati Pendukung Sebaya Spiritia Lancang Kuning, pertemuan digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Senin (04/07/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes dalam pembukaan mengatakan pentingnya data, karena data yang valid berguna dalam pencegahan dan penanganan HIV-AIDS dan kunci dalam mengelola program.

Kegiatan pertemuan diikuti Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pelalawan, PP HIV, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) . (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Penjamah Makanan</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-peningkatan-kapasitas-petugas-penjamah-makanan</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-06-28</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-06-28_at_09_56_24.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan bahan makanan menjadi makanan siap saji dan menjual langsung kepada konsumen. Keberadaan TPP perlu dijaga keamanannya antara lain dengan upaya hygiene sanitasi. Upaya ini dapat dilaksanakan melalui pembinaan dan pengawasan yang komprehensif. Petugas kesehatan perlu melakukan pengawasan, pemantauan dan pembinaan hygiene sanitasi terhadap TTU dan TPM, karena seringkali menemui kejanggalan dan kelalaian pengelola maupun operator dalam melaksanakan hygiene sanitasi. Untuk itu dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dan pengelola TPP dalam menunjang tugasnya perlu diberikan bimbingan dan pengawasan secara rutin. 

Selasa (28 Juni 2022) Bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas Penjamah Makanan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi didampingi Koodinator Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep, Koodinator Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Berliana Hasibuan, SKM, dan Narasumber Fungsional Sanitarian Ahli Muda Dinas Kesehatan Propinsi Riau Ignatius Trismon, SKM, MKL.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit yang diakibatkan oleh makanan maupun bahan makanan yang tidak bersih dan tidak sehat. rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Kecamatan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Kemitraan Pemberdayaan Desa Siaga</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-kemitraan-pemberdayaan-desa-siaga</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-06-11</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/DESA_SIAGA.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Desa siaga merupakan strategi pembangunan kesehatan sebagai respon pemerintah terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Desa siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kegawatdaruratan, kesehatan secara mandiri. Desa siaga adalah suatu konsep peran serta dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat untuk memelihara kesehatannya secara mandiri.

Konsep desa siaga adalah membangun suatu sistem di suatu desa yang bertanggung jawab memelihara kesehatan masyarakat itu sendiri, di bawah bimbingan dan interaksi dengan seorang bidan dan 2 orang kader desa. Di samping itu, juga dilibatkan berbagai pengurus desa untuk mendorong peran serta masyarakat dalam program kesehatan seperti imunisasi dan posyandu.

Dalam rangka mewujudkan desa yang sehat, peduli, dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, selasa (7 Juni 2022) melaksanakan Pertemuan Kemitraan Pemberdayaan Desa Siaga di Aula Dinas Kesehatan. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes didampingi Koordinator Seksi  Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Berliana Hasibuan, SKM, Koordinator Seksi  Keluarga dan Gizi  Bhalada Ronalia Gayatri , dan Koordinator Seksi  Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja   Ns. Erlina Sarumpaet, S.Kep

Dalam pidato sambutannya Kepala Dinas Kesehatan H. Asril K, SKM, M.Kes berharap  pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya kesehatan, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat desa terhadap risiko dan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan (bencana, wabah, kegawadaruratan dan sebagainya), dan meningkatkan kesehatan lingkungan di desa.(rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Kecamatan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Penilaian Kinerja Puskesmas</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-penilaian-kinerja-puskesmas</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-05-25</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-05-19_at_10_55_00.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Penilaian Kinerja Puskesmas adalah suatu proses yang obyektif dan sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menggunakan informasi untuk menentukan seberapa efektif dan efisien pelayanan Puskesmas disediakan, serta sasaran yang dicapai sebagai penilaian hasil kerja/prestasi Puskesmas. Penilaian Kinerja Puskesmas dilaksanakan oleh Puskesmas dan kemudian hasil penilaiannya akan diverifikasi oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. 

Tujuan dilaksanakannya penilaian kinerja adalah agar Puskesmas: 


	Mendapatkan gambaran tingkat kinerja Puskesmas (hasil cakupan kegiatan, mutu kegiatan, dan manajemen Puskesmas) pada akhir tahun kegiatan.
	Mendapatkan masukan untuk penyusunan rencana kegiatan di tahun yang akan datang.
	Dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencari penyebab dan latar belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja.
	Mengetahui dan sekaligus dapat melengkapi dokumen untuk persyaratan akreditasi Puskesmas. 
	Dapat menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang berdasarkan prioritasnya.


 

Kabupaten Pelalawan adalah salah satu kabupaten di Propinsi Riau dengan luas wilayah 13.155,19 Km2 dengan jumlah sarana pelayanan 8 (Delapan) Puskesmas Perawatan dan 6 (enam) Puskesmas Non Perawatan. Semua  Puskesmas telah melaksanakan Penilaian Kinerja Puskesmas tetapi tidak ada yang mengirimkan dokumen ke Dinas Kesehatan .

Kamis (19 Mei 2022) Bertempat di Aula Hotel Dika Raya Pangkalan Kerinci, Dinas Kesehatan Kabupaten melalui Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional melaksanakan Pertemuan Penilaian Kinerja Puskesmas. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan drg. Aznar, MPH didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Davit Hermansyah, S.Kep.

Dalam pidato sambutannya Sekretaris Dinas Kesehatan drg. Aznar, MPH berharap dengan pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan puskesmas tentang Pelaksanaan Penilaian Kinerja Puskesmas, tersedianya dokumen Penilaian Kinerja Puskesmas yang sesuai dengan PMK No. 44 tentang Manajemen Puskesmas, dan Petugas Puskesmas dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencari penyebab dan latar belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja.(rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pengawasan dan Pemeriksaan Sarana Distribusi dan Jajanan Takjil di Kabupaten Pelalawan Tahun 2022</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pengawasan-dan-pemeriksaan-sarana-distribusi-dan-jajanan-takjil-di-kabupaten-pelalawan-tahun-2022</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-04-12</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-04-12_at_10_54_01.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Dalam rangka kegiatan di Bulan Suci Ramadhan 1443 H. Balai Besar POM Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dan Satpol PP Kabupaten Pelalawan mengadakan pemerikaan dan pengawasan sarana distribusi dan jajanan takjil yang ada di Pangkalan Kerinci pada hari Senin (11/04/2022), kegiatan ini sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat Kabupaten Pelalawan dari peredaran produk olahan yang tidak memenuhi ketentuan. Tim Pengawasan dan Pemeriksaan melakukan pengawasan ke beberapa sarana distribusi yang ada di Pangkalan Kerinci dan melakukan uji sampel takjil dengan menggunakan beberapa parameter pengujian untuk mengetahui apakah jajanan takjil tersebut mengandung bahan berbahaya seperti Boraks, Formalin, Rhodamin B dan Methanyl Yellow.

Dari hasil pemeriksaan & pengawasan tersebut pada sarana distribusi tidak ditemukan produk pangan yang tidak mempunyai izin edar tetapi terdapat produk pangan yang sudah kadaluarsa tetapi masih dipajang, kemudian dalam pemeriksaan jajanan Tim melakukan pengujian sebanyak 25 sampel jajanan takjil untuk diperiksa apakah jajanan tersebut mengandung bahan tambahan berbahaya. Dari hasil pengujian sampel tersebut tidak ditemukan bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti Boraks, Formalin, Rhodamin B dan Methanyl Yellow sehingga jajanan takjil tersebut aman dikomsumsi.

Kepala Dinas Kesehatan H. Asril K, SKM, M.Kes berharap Balai Besar POM Pekanbaru melakukan pemeriksaan dan pengawasan rutin terhadap sarana distribusi dan produk pangan yang ada di Kabupaten Pelalawan, sehingga produk olahan pangan yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Pelalawan aman untuk dikonsumsi.(rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi Industri Runah Tangga Pangan di Kecamatan Kuala Kampar</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/penyuluhan-keamanan-pangan-bagi-industri-runah-tangga-pangan-di-kecamatan-kuala-kampar</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-03-28</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-03-25_at_13_28_15.jpeg</image>
			<description>Dalam rangka peningkatan keamanan pangan yang dihasilkan oleh industri rumah tangga pangan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Mengadakan Penyuluhan Keamanan Pangan yang dilaksanakan di Kecamatan Kuala Kampar pada hari Jumat Tanggal 25 Maret 2022. 

Penyuluhan PKP dihadiri oleh Bapak Camat Kuala Kampar Elrasyidi Albi, S.Sos dan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Ns. H. Efikal DS, S.Kep dengan peserta UMKM pangan yang ada diwilayah kecamatan Kuala Kampar.

Dalam sambutan tersebut diharapkan bahwa produk unggulan yang ada diwilayah Kecamatan Kuala Kampar agar dapat bersaing menjadi produk unggulan yang akan menjadi brand tersendiri yang ada di wilayah tersebut. Untuk dapat bersaing dengan produk lainnya maka diperlukan suatu produk olahan pangan yang berkualitas yang mempunyai gizi yang cukup, bermutu dan aman, dan mempunyai legalitas yang sah.

Mengingat hal tersebut maka perlu ditetapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT).

Melalui cara pengolahan yang tepat tersebut maka produk olahan pangan yang di hasilkan akan lebih bermutu, layak konsumsi, sehingga kepercayaan masyarakat akan produk olahan pangan akan meningkat, yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat Kecamatan Kuala Kampar.

Dalam pelatihan tersebut dihadiri beberapa narasumber yaitu Rohmat Budiyanta, SKM, T. Emelia Ulfa, SKM, dan Syarfifah Asmawati, SE, M. Ak selaku Koordinator UMKM di wilayah Kecamatan Kuala Kampar. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Pertemuan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Tahun 2022</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/pertemuan-pengelolaan-pelayanan-kesehatan-usia-lanjut-tahun-2022</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-03-15</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-03-15_at_12_04_21.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) – Standar Pelayanan Minimal (SPM) adalah ketentuan mengenai Jenis dan Mutu Pelayanan Dasar yang merupakan Urusan Pemerintahan Wajib yang berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal. Sebagian substansi Pelayanan Dasar pada Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar ditetapkan sebagai SPM, Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut merupakan salah satu indikator SPM bidang kesehatan.

Berdasarkan Riset tahun 2010 di Indonesia Lansia berjumlah 23 juta orang sedangkan lansia yang terlantar mencapai 1,7 juta orang sampai dengan 2 juta orang, di Kabupaten Pelalawan tahun 2021 Pra lansia berjumlah 70.147 orang , Umur 60 tahun 23.993 orang dan Lansia Resti > 70 tahun 6.287 orang. Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan mutu pelayanan usia lanjut sebagai bagian proses deteksi dini dan peningkatan kesehatan serta pencegahan Penyakit tidak menular yang banyak  terjadi pada lansia, agar mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaanya dalam strata masyarakat. Pemerintah mencanangkan pelayanan bagi lansia melalui beberapa jenjang yaitu pelayanan kesehatan ditingkat masyarakat adalah Posyandu Lansia. Pelayanan Kesehatan lansia tigkat dasar adalah Puskesmas dan pelayanan tingkat lanjut Rumah sakit

Dalam upaya Peningkatan Manajemen Pencatatan dan Pelaporan Program Kesehatan Lansia, Kamis (15/03/2022) Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Dinas Kesehatan melalui Seksi Keluarga dan Gizi melaksanakan Pertemuan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Siti Andan Dewi, Kepala Seksi Keluarga Gizi Bhalada Ronalia Gayatri, Str. Keb, dan Gina Krismaya, SKM Pemegang Program Usila Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Dalam pidato sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Pelalawan H. Asril K, SKM, M.Kes berharap harapkan semua bidan didesa mendata seluruh data real lansia agar sasaran lansia yang ada terdata jelas di Kabupaten Pelalawan dan Cakupan Pelayanan Lansia di Kabupaten Pelalawan tahun 2022 dapat meningkat, sesuai dengan target yang di harapkan di SPM yang menjadi Raport dari Kepala Daerah yaitu Bupati Kabupaten Pelalawan. (rls/ronal)
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Perencanaan Obat Terpadu (POT) Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/perencanaan-obat-terpadu-pot-dinas-kesehatan-kabupaten-pelalawan</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-03-07</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-03-07_at_15_27_19.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kerinci (diskes.pelalawankab.go.id) - Dalam rangka mencapai ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan puskesmas yang sesuai standard, sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat tercapai.

Senin (7 Maret 2022 ) bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Dinas kesehatan melalui Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan melakukan pertemuan Perencanaan Obat Terpadu (POT) tahun 2022.

Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan yang dalam hal ini di wakili oleh Kepala Bidang SDKK H. Ns. Efikal DS, S.Kep.  Dinas Kesehatan bersama dengan Seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Pelalawan, Pengelola Program Dinas Kesehatan dan Instalasi Farmasi Kabupaten bersama – sama menyusun kebutuhan obat dan perbekalan kesehatan tersebut. Dalam pertemuan tersebut di dapatkan kebutuhan obat  yang sesuai dengan jenis obat, jumlah obat dan perbekalan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kabupaten pelalawan.

Manfaat dari Perencanaan Obat Terpadu tersebut yaitu untuk :

1) menghindari tumpang tindih pnggunaan anggaran.

2) keterpaduan dalam evaluasi, penggunaan dan perencanaan.

3) Estimasi Kebutuhan obat lebih tepat, dan

4) Pemanfaatan dana pengadaan obat dapat lebih optimal.

Diharapkan dengan adanya Perencanaan Obat Terpadu tersebut akan menjadi kegiatan rutin yang akan menentukan perencanaan kebutuhan obat masing masing puseksmas sehingga Pelayanan Kesehatan Masyarakat dapat berjalan dengan optimal sehingga Pelalawan Maju dapat tercapai. (rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item><item>
			<title>Loka Karya Mini Puskesmas Pangkalan Kuras</title>
			<link>https://diskes.pelalawankab.go.id/berita/detail/loka-karya-mini-puskesmas-pangkalan-kuras</link>
			<author>admin</author>
			<date>2022-02-15</date>
			<image>https://diskes.pelalawankab.go.id/upload/img_berita/WhatsApp_Image_2022-02-15_at_11_05_52.jpeg</image>
			<description>Pangkalan Kuras (diskes.pelalawankab.go.id) – Loka Karya Mini (Lokmin) Puskesmas merupakan kegiatan awal tahun yang bertujuan :

1. Mengevaluasi cakupan program

2. Mengevaluasi kinerja puskesmas

3. Mengkomunikasikan  kegiatan dan program - program yang akan dilaksanakan tahun 2022

4. Menggali permasalahan bidang kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Kuras I.

Selasa (15 Februari 2022) bertempat di Aula Puskesmas Pangkalan Kuras Tim Dinas Kesehan mengikuti Lokmin Pangkalan Kuras. Acara diawali dengan kata sambutan oleh Kepala Puskesmas Pangkalan Kuras Siti Aisyah, S. T. Keb, selanjutnya acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg. Aulia Rahman Khalid. (rls/ronal).
</description>
			<category>Berita Pelalawan</category>
			</item></channel></rss>