Pemetaan Analisis Program Stunting di Desa Lokus Kecamatan Kuala Kampar

Pemetaan Analisis Program Stunting di Desa Lokus Kecamatan Kuala Kampar

Kuala Kampar (diskes.pelalawankab.go.id) – Pertumbuhan anak balita tidak hanya dapat dilihat dari berat badan, tapi juga dapat dilihat dari tinggi badan, karena tinggi badan anak balita merupakan salah satu faktor penanda yang menandai stunting.

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan kronis pada anak balita (di bawah lima tahun) akibat kekurangan asupan nutrisi atau malnutrisi dalam waktu cukup lama. Penyebabnya adalah makanan yang ia konsumsi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai usia si anak, umumnya, stunting terjadi pada balita, khususnya pada usia 1-3 tahun.

Untuk mengidentifikasi sebaran prevalensi stunting dalam wilayah Kecamatan Kuala Kampar, situasi ketersediaan program, dan praktik manajemen layanan. Perlu dilakukan rapat koordinasi lintas sektor terkait analisis situasi program stunting di 6 (enam) desa lokus kecamatan Kuala Kampar yang meliputi kendala, rekomendasi tindakan untuk mengatasi masalah stunting di masing-masing desa lokus Kecamatan Kuala Kampar.

Bertempat di Aula Puskesmas Kuala Kampar, Jum’at, 3 September 2021 Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Ns. Erliana Sarumpaet, S.Kep Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Ns. H. Efikal. DS, S.Kep Subbag Program dan Perencanaan, Erni Mariana, SE Bappeda Kabupaten Pelalawan, Heri Susanto Plt. Kepala Puskesmas Kuala Kampar, dan Perangkat Desa Lokus Stunting Kecamatan Kuala Kampar melakukan rapat koordinasi Pemetaan Analisis Program Stunting di wilayah Kecamatan Kuala Kampar.

Adapun 6 (enam) desa lokus stunting Kecamatan Kuala Kampar yakni :

  1. Desa serapung
  2. Desa teluk
  3. Desa teluk dlaam
  4. Desa teluk bakau
  5. Desa sungai upih
  6. Desa teluk beringin. (rls/ronal).

Tweet Share Share
BERITA TERKAIT